Langsung ke konten utama

Ayo Siaga Bencana (ASINCAN)

Assalamualaikum..
Haii teman-teman kali ini aku bakalan sedikit membahas tentang salah satu materi PMR yaitu ASINCAN

Siaga bencana (disaster) : kejadian akibat fenomena alam yang luar biasa dan atau yang disebabkan ulah manusia yang menimbulkan korban jiwa, kerugian material, dan kerusakan lingkangan di mana masyarakat setempat tidak dapat mengatasinya, sehingga membutuhkan bantuan dari luar.

SIKLUS BENCANA ;
Kegiatan Penanganan Bencan dilaksanakan sepanjang Siklus Bencana :

  • Pra Bencana (Pada saat sebelum Bencana terjadi), merupakan fase kesiapsiagaan bencana
  • Selama kejadian Bencana
  • Pasca Bencana (sesudah terjadinya bencana)
*Jenis Bencana berdasarkan waktu kejadiannya :

  • Bencana yang terjdi secara tiba-tiba, seperti gempa bumi,tsunami, angin topan, gunung meletus,tanah longsor
  • Bencana yang terjadi secara berlahan dengan munculnya tanda-tanda sehingga kita bisa melakukan tindakan –tindakan untuk mencegah timbulnya banyak korban. Keadaan normal meningkat menjadi situasi darurat dan kemudian menjadi situasi bencana, misalnya ; Kekeringan (kemarau), rawan pangan, kerusakan lingkungan.
(Sumber : delaaalamsyah.blogspot.co.id)

*Nah jadi Bencana itu ada yang terjadi memang karna faktor alam tapi faktor terbesar biasanya ulah tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab loh teman..
So,sudah sepantasnya kita sebagai generasi muda penerus bangsa patutnya bisa dan terbiasa menjaga dan melindungi alam yang semakin menua ini,setidaknya kita bisa mempertahankan dan Menjaga apa yang sudah sang MAHA KUASA berikan...

Mungkin hanya itu yang dapat aku sampaikan..
In sya Allah di Postingan selanjutnya aku bakalan share tentang hadist menjaga lingkungan ya temann...
Terimakasih dan Semoga Bermanfaat:)
Wassalamualaikum..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Shalat Khusuf

Assalamualaikum.. Hallo teman,pada kesempatan kali ini aku bakalan membahas tentang Shalat Khusuf Berikut adalah bacaan  niat shalat gerhana bulan  : تَعَالَى لِلَّهِ رَكْعَتَيْنِ الْقَمَرِ لِخُسُوْفِ    سُنَّةَ  أُصَلِّيْ {” Ushallii Sunnatal Khusuufil-Qomari Rak’ataini Lillahi Ta’alaa “} Artinya : {” Saya niat (melaksanakan) shalat sunnah Gerhana Bulan dua rakaat karena Allah ta’ala “} Adapun tatacara Salat Gerhana adalah sebagai berikut: a. Berniat di dalam hati; b. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa; c. Membaca do’a iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah: “Nabi Saw. menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika shalat gerhana.”(HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901). d. Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya;...

Gerhana Bulan (Hadist)

Assalamualaikum.. Hallo teman,pada kesempatan kali ini aku bakalan membahas tentang Hadist mengenai Gerhana Bulan Matahari dan bulan merupakan dua makhluk Allah  Subhanahu wa ta’ala  yang sangat akrab dalam pandangan. Peredaran dan silih bergantinya yang sangat yeratur merupakan ketetapan aturan Penguasa Jagad Semesta ini. Allah  Subhanahu wa ta’ala  berfirman (yang artinya) : ”Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.”  (Ar-Rahman : 5)             Maka semua yang menakjubkan dan luar biasa pada matahari dan bulan menunjukkan akan keagungan dan kebesaran serta kesempurnaan Penciptanya. Oleh karena itu, Allah  Subhanahu wa ta’ala  membantah fenomena penyembahan terhadap matahari dan bulan. Yang sangat disayangkan ternyata keyakinan kufur tersebut banyak dianut oleh ”bangsa-bangsa besar” di dunia sejak berabad-abad lalu, seperti di sebagian bangsa Cina, Jepang, Yunani, dan masih ban...