Langsung ke konten utama

PMR

Assalamualaikum
Oke teman-teman sekarang aku bakalan sedikit membahas tentang PMR (ekskul kebanggaan banget nihh,hhe:)

Palang Merah Remaja (disingkat PMR) adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI, yang selanjutnya disebutPMR.Terdapat di PMI kota atau kabupaten di seluruh Indonesia, dengan anggota lebih dari 5 juta orang, anggota PMR merupakan salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan

Di PMR ini banyak loh kegiatan-kegiatannya,gahanya banyak tapi juga menyenangkan,nambah teman,menambah Prestasi plus nambah ilmu juga,pokonya bermanfaat deh...
Selain itu kita juga jadi tau tentang kemanusiaan yang sesungguhnya loh teman,kita juga di latih agar bisa menolong korban kecelakaan dengan segera (tentunya sesuai dengan kondisi korbannya)

*7 Prinsip Kepalangmerahan:
1.kemanusiaan
2.kesamaan
3.kenetralan
4.kemandirian
5.kesukarelaan
6.kesatuan
7.kesemestaan

*Ada 7 Materi dalam PMR (dalam perlombaan) :
-Pertolongan Pertama PP
-Remaja Sehat Peduli Sesama RSPS
-Kepemimpianan
-Ayo Siaga Bencana ASINCAN
-Kesehatan Remaja KESJA
-Donor Darah Sukarela DORAS
-Sejarah GERAKAN

*Ada juga materi Tambahan:
-Tandu Darurat TD
-Cerdas Cermat The winner
-Paduan Suara PMR
-Kabaret PMR

*Gimana Serukan berorganisasi,apalagi PMR hhe,, ini keseruan Ekstrakulikuler-ku,gimna dengan ekskul kalian??? Pasti rame juga yahh...

*Mungkin hanya itu yang dapat aku sampaikan sementara
Terimakasih dan Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum:)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Shalat Khusuf

Assalamualaikum.. Hallo teman,pada kesempatan kali ini aku bakalan membahas tentang Shalat Khusuf Berikut adalah bacaan  niat shalat gerhana bulan  : تَعَالَى لِلَّهِ رَكْعَتَيْنِ الْقَمَرِ لِخُسُوْفِ    سُنَّةَ  أُصَلِّيْ {” Ushallii Sunnatal Khusuufil-Qomari Rak’ataini Lillahi Ta’alaa “} Artinya : {” Saya niat (melaksanakan) shalat sunnah Gerhana Bulan dua rakaat karena Allah ta’ala “} Adapun tatacara Salat Gerhana adalah sebagai berikut: a. Berniat di dalam hati; b. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa; c. Membaca do’a iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah: “Nabi Saw. menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika shalat gerhana.”(HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901). d. Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya;...

Ayo Siaga Bencana (ASINCAN)

Assalamualaikum.. Haii teman-teman kali ini aku bakalan sedikit membahas tentang salah satu materi  PMR yaitu ASINCAN Siaga bencana (disaster) : kejadian akibat fenomena alam yang luar biasa dan atau yang disebabkan ulah manusia yang menimbulkan korban jiwa, kerugian material, dan kerusakan lingkangan di mana masyarakat setempat tidak dapat mengatasinya, sehingga membutuhkan bantuan dari luar. SIKLUS BENCANA ; Kegiatan Penanganan Bencan dilaksanakan sepanjang Siklus Bencana : Pra Bencana (Pada saat sebelum Bencana terjadi), merupakan fase kesiapsiagaan bencana Selama kejadian Bencana Pasca Bencana (sesudah terjadinya bencana) *Jenis Bencana berdasarkan waktu kejadiannya : Bencana yang terjdi secara tiba-tiba, seperti gempa bumi,tsunami, angin topan, gunung meletus,tanah longsor Bencana yang terjadi secara berlahan dengan munculnya tanda-tanda sehingga kita bisa melakukan tindakan –tindakan untuk mencegah timbulnya banyak korban. Keadaan normal meningkat menjadi situa...

Gerhana Bulan (Hadist)

Assalamualaikum.. Hallo teman,pada kesempatan kali ini aku bakalan membahas tentang Hadist mengenai Gerhana Bulan Matahari dan bulan merupakan dua makhluk Allah  Subhanahu wa ta’ala  yang sangat akrab dalam pandangan. Peredaran dan silih bergantinya yang sangat yeratur merupakan ketetapan aturan Penguasa Jagad Semesta ini. Allah  Subhanahu wa ta’ala  berfirman (yang artinya) : ”Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.”  (Ar-Rahman : 5)             Maka semua yang menakjubkan dan luar biasa pada matahari dan bulan menunjukkan akan keagungan dan kebesaran serta kesempurnaan Penciptanya. Oleh karena itu, Allah  Subhanahu wa ta’ala  membantah fenomena penyembahan terhadap matahari dan bulan. Yang sangat disayangkan ternyata keyakinan kufur tersebut banyak dianut oleh ”bangsa-bangsa besar” di dunia sejak berabad-abad lalu, seperti di sebagian bangsa Cina, Jepang, Yunani, dan masih ban...