Langsung ke konten utama

Hujan (Tere Liye)

Assalamualaikum.
Haii teman-teman,apa kabar? Baik bukan..
Kali ini aku bakalan sedikit mengulas tentang Sinopsis salah satu novel karya Tere liye (Hujan)

Novel ini merupakan novel pertama yang pernah aku baca,jujur awalnya aku tidak suka membaca novel,karna melihat tebal buku,jumlah halaman,dan beberapa isi bab rasanya membuat kepalaku merasa pening dan merasa ingin memalingkan muka seketika,,
Namun ketika aku mendengar cerita dalam novel ini,seketika aku ingin membacanya dan hanya dalam waktu sekejap saja aku jadi senang membaca bahkan buku ini sudah ku baca beberapa kali dalam waktu yang singkat.
Langsung saja..



Sinopsis Novel HUJAN Karya Tere Liye :
– Tentang Hujan
– Tentang Cinta
– Tentang Melupakan
– Tentang Perpisahan
– Tentang Hujan
Novel Hujan ini menyajikan kisah"nya yang tidak terduga,dengan latar tempat kemajuan teknologi paling Mutakhir dimasa depan, disertai dengan dampak alam terhadap kemajuan teknologi dan penemuan-penemuan yang menakjubkan,membuat pembaca tidak bosan dan semakin penasaran untuk menelusuri setiap babnya.
Awalnya mungkin sedikit membosankan karena alur ceritanya yang maju-mundur,namun setelah beberapa bab berikutnya disajikan cerita yang menakjubkan.
Tokoh yang diusung pun tidak terlau banyak.
Lail sebagai tokoh utama,gadis berusia 13 tahun yang menjadi yatim piatu karena sebuah bencana alam kala itu,selanjutnya dia akan menjadi seorang relawan yang ditemani oleh
Maryam,sahabat dekat lail
Esok,Pemuda tampan dan jenius
Dan disertai beberapa tokoh lainnya..

Mungkin hanya itu yang dapat aku sampaikan,,ayoo yang suka novel dan hobi membaca wajib nih baca novel yang satu ini:)
Sekian dan terimakasih
Wassalamualaikum

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Shalat Khusuf

Assalamualaikum.. Hallo teman,pada kesempatan kali ini aku bakalan membahas tentang Shalat Khusuf Berikut adalah bacaan  niat shalat gerhana bulan  : تَعَالَى لِلَّهِ رَكْعَتَيْنِ الْقَمَرِ لِخُسُوْفِ    سُنَّةَ  أُصَلِّيْ {” Ushallii Sunnatal Khusuufil-Qomari Rak’ataini Lillahi Ta’alaa “} Artinya : {” Saya niat (melaksanakan) shalat sunnah Gerhana Bulan dua rakaat karena Allah ta’ala “} Adapun tatacara Salat Gerhana adalah sebagai berikut: a. Berniat di dalam hati; b. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa; c. Membaca do’a iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah: “Nabi Saw. menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika shalat gerhana.”(HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901). d. Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya;...

Gerhana Bulan

Assalamualaikum:) Hai teman-teman,gimana nih baikkan kabarnya? Pada kesempatan kali ini aku bakalan sedikit mengulas tentang Gerhana Bulan nih,,Fenomena yang langka banget nihh...Yuk kita mulai aja.. Gerhana  bulan  terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang  bulan  tertutup oleh bayangan  bumi . Itu terjadi bila bumi berada di antara  matahari  dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi. *Yang harus dilakukan saat gerhana Nah ada beberapa hal yang harus kita lakukan nih ketika Gerhana,dan jangan sampai ketinggalan untuk melaksanakannya ya teman.. 1. Shalat gerhana. 2. Bersedekah. 3. Tobat dari maksiat. 4. Mengerjakan kebaikan. 5. Bersedekah. 6. Membebaskan budak (zaman sekarang tidak     ada budak). 7. Kehati-hatian jangan sampai lalai. 8. Memperbanyak doa. 9. Memperbanyak istighfar. 10.Memperbanyak zikir. Wallahu a’lam. *Na...

Gerhana Bulan (Hadist)

Assalamualaikum.. Hallo teman,pada kesempatan kali ini aku bakalan membahas tentang Hadist mengenai Gerhana Bulan Matahari dan bulan merupakan dua makhluk Allah  Subhanahu wa ta’ala  yang sangat akrab dalam pandangan. Peredaran dan silih bergantinya yang sangat yeratur merupakan ketetapan aturan Penguasa Jagad Semesta ini. Allah  Subhanahu wa ta’ala  berfirman (yang artinya) : ”Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.”  (Ar-Rahman : 5)             Maka semua yang menakjubkan dan luar biasa pada matahari dan bulan menunjukkan akan keagungan dan kebesaran serta kesempurnaan Penciptanya. Oleh karena itu, Allah  Subhanahu wa ta’ala  membantah fenomena penyembahan terhadap matahari dan bulan. Yang sangat disayangkan ternyata keyakinan kufur tersebut banyak dianut oleh ”bangsa-bangsa besar” di dunia sejak berabad-abad lalu, seperti di sebagian bangsa Cina, Jepang, Yunani, dan masih ban...